Hari Jadi Bantaeng ke 766, Gubernur harap KIBA jadi Industri Strategis di Bantaeng

76

Berandasulsel.com – Bantaeng, Hari Jadi Bantaeng (HJB) ke-766 dilaksanakan secara daring melalui Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bantaeng, Senin (07/12).

HJB ke 766 kali ini mengusung tema “Kolaborasi Menuju Bantaeng yang Lebih Baik”.

Rapat Paripurna Istimewa dibuka Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad, dan dihadiri oleh Gubernur Sulsel, H.M. Nurdin Abdullah, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, para unsur Forkopimda Bantaeng, Ketua GOW, Hj. Rahma Arsyad, dan para Anggota Dewan yang terhormat. Sementara itu, para Kepala SKPD mengikuti Rapat Paripurna Istimewa HJB ke-766 secara daring di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng.

Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin mengungkapkan capaian pembangunan di Kabupaten Bantaeng karena adanya sinergitas dari semua pihak mulai dari para tokoh agama, tokoh masyarakat. Perlu kontrol dan masukan dari seluruh lapisan masyarakat.

“Diharapkan Bantaeng terus bisa mendapatkan support dan dukungan dari Pemerintah Provinsi untuk pelaksanaan pembangunan di Kab. Bantaeng”, ujar Wabup.

Sementara itu Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, menyampaikan apresiasinya di Hari Jadi Bantaeng ke-766 meskipun dilakuka secara daring. Selain itu, Nurdin Abdullah berharap agar pemerintah dan masyarakat Bantaeng agar bisa semakin baik ke depannya. Dirinya juga berharap Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) menjadi industri strategis di Bantaeng dan Sulsel pada umumnya. Dorongan KIBA menjadi industri strategis merupakan upaya Pemprov Sulsel untuk menciptakan pusat ekonomi baru, yang cukup menjanjikan dalam memberikan efek secara ekonomi bagi Bantaeng, Sulsel maupun pemerintah pusat, terlebih di saat pandemi Covid-19 ini.

“Kami akan terus berusaha untuk melakukan pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Salah satunya, pembangunan Kawasan Industri Bantaeng,” ungkap Nurdin Abdullah dalam sambutannya. (*)