Gubernur tekankan Inovasi dalam Membangun Desa di Lutim

Berandasulsel.com – Luwu Timur, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, berharap kepada seluruh kepala desa se-Luwu Timur (Lutim), mengutamakan inovasi dalam membangun desa. Menurut dia, kalau pembangunan sudah merata di seluruh desa, maka sudah tidak susah bagi bupati dan wakil bupati untuk memikirkan pembangunan.

“Ke depan peran kepala desa ini adalah benteng terdepan untuk pembangunan dan perubahan. Jadi kuncinya adalah sinergitas dan inovasi,” ujarnya, saat menghadiri rapat kerja kepala desa se-Lutim, di Gedung Serbaguna Towuti, Luwu Timur, Kamis (22/10).

“Pada rapat kerja ini diharapkan ada inovasi-inovasi yang dapat memberikan perkembangan bagi Luwu Timur. Kalau semua kepala desa membangun desanya, maka bupatinya tidak terlalu sudah untuk membangun,” katanya.

Ia mengajak seluruh kepala desa agar meninggalkan ego sektoral dalam mengembangkan daerahnya. Pasalnya, penghambat kemajuan sebuah daerah karena pemimpinnya mempertahankan egonya.

“Penghambat kemajuan sebuah daerah karena ada ego sektoral. Jadi kita harus tinggalkan itu. Tidak ada sebuah negara maju kalau mengendepankan ego sektoral,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sebelum ada undang-undang desa, bantuan dengan anggaran Rp 1 miliar satu desa. Kabupaten Bantaeng menjadi kabupaten pertama yang memberikan bantuan kepada pemerintah desa dengan jumlah mencapai Rp 2 miliar.

“Kita sudah mulai itu dari Kabupaten Bantaeng. Bukan hanya Rp 1 miliar, bahkan ada yang mencapai Rp 2 miliar. Gubernur adalah perwakilan pemerintah pusat di provinsi. Jadi kalau ada yang mau disampaikan, datang di rumah saja. Sampai kalau ada keluhan soal jalan, dan kebutuhan pembangunan,” tutupnya.

Sementara itu, Pjs Bupati Lutim, Jayadi Nas, menambahkan, kegiatan rapat kerja ini merupakan sebuah harapan baru bagi pemerintah desa untuk menyusun konsep pembangunan di masing-masing daerahnya.

“Kami berharap rapat kerja ini menjadi momentum yang baik untuk berbuat yang terbaik di desanya masing-masing,” pungkasnya. (*)