Dua Lokasi Banjir terparah di Makassar, Warga mengungsi di Rumah Kerabat dan Masjid

13

Berandasulsel.com – Makassar, Sejumlah lokasi di Kota Makassar terendam banjir, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir.

Banjir parah terjadi dua kecamatan, yakni kecamatan Manggala dan Biringkanaya. Untuk kecamatan manggala sendiri, banjir menggenang rumah warga di Romang Tangayya dan Perumnas Antang Blok A8 dan A10, sementara di kecamatan Biringkanaya, banjir melanda di kelurahan Paccerakkang dan kelurahan katimbang.

Menurut Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Rusli mengatakan, hingga saat ini warga mengungsi di masjid. Sebagiannya lagi di rumah keluarga dan kerabat. Selain itu, tiap tahun daerah ini menjadi langganan banjir jika intensitas hujan tinggi.

“Dari pantauan BPBD Makassar, sungai sekitar Kodam 3 di Kecamatan Biringkanayya turut dialiri air kiriman dari Kabupaten Gowa, selain itu, aliran air yang tidak normal karena adanya pemukiman di sekitar sungai Kelurahan Tanggayya” kata Rusli.

Dari data sementara yang dirangkum oleh BPBD Makassar, jumlah warga yang mengunsi diblok 10 kecamatan Manggala, yaitu:

Perumnas Antang Block 10, Masjid Jabal Nur, yaitu total 44 KK, atau keseluruhan 180 jiwa, dengan rincian, 89 laki-laki, 91 perempuan, 3 bayi,27 balita, dan 5 jiwa lansia.

Sementara di Blok 8 Kelurahan Manggala, dengan total 774 jiwa atau 196 KK.

Selain itu jumlah Pengungsi yang berada di Kodam III, dengan jumlah 67 jiwa atau 22 KK. Untuk pengunsi yang berada Masjid Ar Rahman di kelurahan Katimbang, sedikitnya ada 26 Jiwa atau 8 KK. (*)