Dialog Akhir Tahun KONI, Wali Kota Danny Benahi Sarpras Olahraga Dan Perhatikan Kesejahteraan Atlet

30
Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto tampil sebagai keynote.speaker pada dialog akhir tahun yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, di Ballroom Graha Pena

BERANDANEWS – Makassar, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto  tampil sebagai keynote.speaker pada dialog akhir tahun yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, di Ballroom Graha Pena. Kamis (23/12)

Dengan tema “Desain Pengembangan Olahraga di Makassar”. Danny berharap desain pengembangan olahraga di Kota Makassar dapat diwujudkan.

“Desain olahraga merupakan salah satu hal penting, saya beri dana olahraga untuk Makassar yang cukup besar, karena saya paham cabang olahraga sangat penting dalam pembinaan anak usia dini sampai dewasa, Insya Allah anak akan dapat penyaluran yang baik,” kata Danny.

Danny menuturkan saat ini Pemkot Makassar punya desain besar melakukan pembenahan organisasi, saat kepengurusan KONI berakhir tahun depan.

“Pemilihan kepengurusan KONI¹ tahun depan bagian kick off mendukung desain pengembangan olahraga di Makassar. Organisasi 14 cabor kita perbaiki,” ujar Danny.

Olehnya itu Danny menantang KONI bersama Pemkot Makassar untuk membuat Perda tentang atlet, misalkan cabor sebagai salah satu profesi yang diakui, mendapat tunjangan seumur hidup, sejajar sama dengan profesi dokter, ASN.

“Semua pemegang emas di porda harus dijamin hidupnya, bikin kategori. Itu tidak besar, namun bagi saya olahraga bukan medali tapi penyaluran energi besar anak bangsa untuk berpositif thinking,” jelas Danny.

Adapun pembenahan organisasi olahraga yang segera dilakukan diantaranya, pembenahan olah raga mulai dari tingkat kecamatan hingga sarana olah raga di perumahan.bahkan membuat training center untuk pelatih di semua cabor

“Kita akan konsentrasi penyediaan sarpras, saya sudah anggarkan pembenahan lapangan Karebosi, buat lapangan sintetik, bikin tatami untuk olahraga bela diri. Prasarana olah raga perumahan diperbaiki, juga menitik beratkan pembinaan usia dini melalui pencarian bakat di sekolah – sekolah, kompetisi rutin, open turnamen, try out serta memperhatikan kesejahteraan para atlet dan pelatihnya, “pungkas Danny.(*)