Dewan ingin Ada Penertiban Hotel dan Penginapan jelang Akhir Tahun

80

Berandasulsel.com – Makassar, Jelang akhir tahun 2019, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan razia minuman keras beralkohol, hotel dan penginapan yang marak jelang akhir tahun, termasuk saat malam natal dan tahun baru.

Selain itu, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar serta Satpol PP Kota Makassar sudah harus turun melakukan pencegahan penyakit masyarakat jelang perayaan natal hingga pergantian malam tahun baru 2020.

“Satpol PP Kota Makassar bersama Disdag Makassar turun melakukan pengawasan dan penindakan bagi pelaku usaha minuman keras yang beroperasi tanpa izin. Pengawasan dan penindakan itu dilakukan untuk meminimalisir gangguan-gangguan ke masyarakat utamanya memberikan rasa aman serta nyaman bagi mereka yang ingin melaksanakan ibadah Natal,” sebut Ketua Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar, Abdul Wahab Tahir.

Sosialisasi penutupan sementara waktu untuk bisnis Tempat Hiburan Malam (THM) harus diterbitkan pemerintah kota. Jangan sampai aktivitas tersebut beri dampak gangguan yang merugikan mereka beribadah.

“Harus ada pengawasan dan penertiban ini secara rutin dilakukan. Kalaupun ada kedapatan jual minuman alkohol secara ilegal tanpa izin, tindaki. Jangan ada pembiaran. Begitupun jelang perayaan malam tahun baru tempat-tempat penginapan harus diawasi jangan demi mencegah praktik prostutusi dalamnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Makassar, Iman Hud, mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun melakukan pengawasan hingga penertiban penjulan miras tanpa izin di Kota Makassar. Itu dilakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan kota.

“Pengawasan sudah sering kami lakukan, namun adanya momentum besar di bulan Desember seperti Natal dan malam pergantian tahun maka pengawasan lebih intens lagi dilakukan. Pokoknya segera kami turun lagi dengan menyasar penjualan miras, penginapan, hingga THM,” tegas Iman Hud. (*)