Cara menurunkan Kolesterol Jahat secara Alami

Cara menurunkan Kolesterol Jahat secara Alami

Terlalu banyak kolesterol di dalam tubuh juga tidak baik untuk kesehatan. Sama seperti lemak, kolesterol tidak bisa larut dalam air dan berpindah-pindah di dalam tubuh bergantung pada molekul bernama lipoprotein.

Ada dua jenis kolesterol yaitu kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) yang bisa mengangkut kolesterol dari dinding pembuluh darah dan mencegah penyakit. Sementara itu kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) justru mengendap di dinding pembuluh darah dan bisa berujung pada penyakit seperti stroke, serangan jantung dan gagal ginjal.

Tapi, tidak perlu khawatir karena ada banyak cara alami untuk menurunkan kolesterol jahat. Berikut 6 cara menurunkan kolesterol secara alami tanpa obat:

Hindari Lemak

Lemak tak jenuh yang dimodifikasi lewat proses yang disebut hidrogenasi. Bahan makanan yang mengandung lemak trans antara lain margarin dan shortenings. Lemak trans juga terbukti bisa meningkatkan total kolesterol dan LDL sekaligus menurunkan HDL hingga 20%. Jadi sebisa mungkin hindari bahan makanan yang mengandung lemak trans.

Berhenti Merokok

Merokok dikaitkan dengan menurunkan level HDL yang baik dan meningkatkan total kolesterol yang jahat. Selain itu, tar yang ada di rokok juga menghambat kemampuan tubuh untuk memindahkan kolesterol ke hati untuk dihancurkan.

Konsumsi Makanan yang Kaya Omega-3

Omega-3 merupakan jenis lemak yang bagus untuk kesehatan hati dan bisa menurunkan kolesterol. Beberapa makanan sumber omega-3 yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol antara lain ikan salmon, mackerel, herring dan tuna.

Kurangi Lemak Jenuh

Lemak jenuh biasanya ditemukan di makanan seperti daging merah dan produk turunan susu. Makanan seperti ini bisa meningkatkan total kolesterol. Mengurangi konsumsi lemak jenuh bisa menurunkan level LDL di tubuh.

Olahraga

Olahraga yang rutin tentu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk menurunkan kolesterol. Olahraga ringan dengan durasi 30 menit yang dilakukan rutin selama 5 hari terbukti bisa meningkatkan kolesterol baik dan mengurangi risiko penyakit jantung.