Bulan depan UMK Makassar akan Segera Ditetapkan

Berandasulsel.com – Makassar, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar belum bisa memastikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2020. Kepala Disnaker Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengungkapkan, UMK akan dibahas terlebih dahulu dalam rapat dengan berbagai pihak lain.

Menurut Irwan UMK tahun depan ditetapkan paling lambat 21 November mendatang. Saat ini masih dilakukan survei oleh dewan pengupahan. Dewan Pengupahan ini berasal dari unsur pemerintah, perwakilan serikat pekerja dan pengusaha.

“Dewan Pengupahan sudah melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di beberapa pasar yang ada di makassar. Kalau melihat ini, mungkin kita tetaplan sekitar 15 November,” kata Irwan.

Perkiraan kenaikan UMK tahun depan bisa mencapai lebih dari Rp3 juta. Hal itu jika penghitungan nilai upah mengacu pada PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Selain itu, berdasar pada regulasi tersebut, besaran UMK dihitung menggunakan rumus yaitu menambahkan UMK tahun berjalan dengan hasil perkalian antara nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi dengan nilai UMK tahun berjalan.

Irwan menambahkan, pembahasan kenaikan UMK juga menunggu penetapan Upah Minimum Provinsi. Biasanya acuan besaran UMK berada di atas UMP. Pihak Disnaker Kota Makassar juga menghimbau kepada pengusaha agar mematuhi standar pengupahan jika mulai berlaku tahun depan. Pasalnya perusahaan yang tidak membayarkan upah pekerja tidak sesuai standar, bakal diberi sanksi tegas.

Namun tentu tidak semua perusahaan wajib menerapkan. Perusahaan yang wajib menerapkan adalah perusahaan yang memiliki kekayaan perusahaan minimal Rp250 juta.

“Jika ada yang ndak menerapkan, kita beri sanksi administratif, pembekuan perusahaan. Minimal perusahaan yang menetapkan, punya kekayaan perusahaan Rp250 juta,” ungkapnya. (*)