Besok, Kota Makassar peringati Hari Jadi ke 412 Tahun

Berandasulsel.com – Makassar, Hari Ulang Tahun Kota Makassar yang ke 412 yang jatuh pada 9 November besok, Pemerintah Kota Makassar pun tengah bersiap untuk merayakannya dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar demi meriahnya perayaan.

Ada dua lokasi perayaan yang berbeda, yaitu Lapangan Karebosi dan Anjungan Pantai Losari.

Kepala Bagian Umum Setda Kota Makassar, Ichwan Jacob, mengatakan, Lapangan Karebosi akan digunakan untuk upacara perayaan. Ada 2.500 undangan yang disebar dalam pelaksanaan upacara ini.

Pemerintah akan mengundang pemerintah tetangga seperti Kabupaten Gowa, Pangkep, Takalar, dan Maros. Selain itu juga akan diundang beberapa raja yang ada di Sulsel.

Selain itu, ada pemberian beberapa penghargaan yang akan diberikan kepada masyarakat dalam upacara. Antara lain memberikan penghargaan bagi yang berhasil di bidang sains, olahraga, seni, dan yang berkiprah kepada kemajuan Kota Makassar.

“Penghargaan kepada pegawai kontrak dan tenaga satgas kebersihan, akan juga kami berikan penghargaan,” kata Ichwan.

Rencananya Pj Wali Kota Makassar beserta rombongan akan melakukan ziarah ke taman makam pahlawan setelah upacara. Kemudian melakukan ziarah ke makam raja-raja Tallo.

Sementara pada puncak pelaksanaannya, akan dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari. Selain menghadirkan nuansa kegiatan musik hiburan, akan sekaligus dilakukan ramah tamah di Pantai Losari.

“Kita akan undang Wali Kota Palu dan Wakilnya. Khusus buat Wakil Wali Kota Palu, Pasha, akan didaulat memberikan suara emasnya. Selain itu kami juga akan undang Fadli Padi,” ungkap Ichwan.

Tema besar dalam HUT ini sendiri adalah Clean, Convert, and Continuity.

Tujuannya untuk membangkitkan semangat di HUT kota agar pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama mengemas pemerintahan lebih bersih dan berkesinambungan.

Ichwan pun berharap masyarakat bisa turut berperan aktif. Karena pelaksanaan HUT tahun ini lebih kepada mengkampanyekan akan lingkungan.

“Kampanye lingkungan seperti, kegiatan membersihkan pantai losari. Dikemas dalam kegiatan peduli lingkungan yang menurunkan SKPD, masyarakat, LPM, RT/RW, turun secara bersama,” tutupnya.(*)