Bantuan Ambulans dan Damkar dari Jepang akan segera Disebar merata di Sulsel

89

Berandasulsel.com – Makassar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menerima bantuan hibah dari Jepang, berupa kendaraan ambulans dan mobil pemadam kebakaran (damkar).

Sedikitnya ada 12 kendaraan operasional, 11 diantaranya Ambulans dan 1 unit damkar.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan dalam bulan ini keseluruhan bantuan kendaraan itu sudah bisa diterima. Saat ini 11 mobil ambulans dan 1 damkar tersebut berada di rumah jabatan Gubernur Sulsel.

Kendaraan itu akan disebar ke beberapa wilayah Sulsel yang membutuhkan. saat ini masih menunggu kebijakan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Informasi yang dihimpun dari Biro Pengelolaan Barang dan Aset Daerah Pemprov Sulsel, bantuan hibah kendaraan untuk Pemprov Sulsel ini dari Ehime Toyota Motor Corporation Japan dan Kochi Toyota Motor Corporation.

Bantuan hibah ini menurut Abdul Hayat, Totalnya ada 38 kendaraan, terdiri dari 27 damkar dan 11 ambulans. Untuk hibah 26 damkar tersisa ditargetkan bisa tiba November.

“Totalnya 38 unit. Mudah-mudahan bulan ini kendaraan yang 26 unit lainnya sudah tiba,” tegas Hayat.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel, Bachtiar Baso mengaku, dalam waktu dekat pihaknya akan segera menggelar rapat untuk menentukan penyebaran ambulans tersebut. Itupun berdasarkan kebijakan Gubernur Sulsel kedepan.

“Itukan sementara di parkir di halaman rujab gubernur. Nanti habis pertemuan kita bahas tindak lanjutnya. Mau dibawa kemana, peruntukkannya untuk apa saja. Dalam waktu sehari dua hari ini akan kita bahas,” tutur Bachtiar.

Sebelumnya, Bachtiar mengaku pengadaan ambulans memang menjadi program prioritas pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel. Dimana untuk tujuan pemberian pelayanan kesehatan maksimal yang merata bagi masyarakat.

Selain ambulans darat, Pemprov Sulsel juga kembali mengadakan 5 armada ambulans laut tahun ini. Ambulans laut ini akan disebar ke daerah yang memiliki banyak pulau, seperti Kota Makassar, Kabupaten Sinjai, Luwu Timur, Kepulauan Selayar, dan Pangkep.(*)