Angkat Tesis terkait Operasi Tangkap Tangan Kepala Daerah oleh KPK, Taqwa Bahar berhasil Raih Gelar Magister Hukum

Taqwa Bahar, SH.i, MH

BERANDANEWS – Makassar, Tokoh pemuda yang juga kader muda partai golkar Sulsel, Taqwa Bahar berhasil menyelesaikan studi magister setelah mempresentasekan hasil penelitian tesisnya di hadapan 2 dosen pembimbing dan 3 tim penguji.

Hasil penelitian yang disusun menjadi tesis berjudul Penyalahgunaan wewenang kepala daerah yang berimplikasi korupsi sebuah analisis politik hukum operasi tangkap tangan (OTT) Kepala Daerah oleh KPK.

Taqwa Bahar menyelesaikan tahapan ujian tesis dengan nilai 92 dan dinyatakan berhak menyandang status sebagai magister hukum.

Sepak terjang dan pengalamannya, Taqwa yang akrab disapa TB ini cukup dikenal dikalangan aktifis mahasiswa dan pemuda dan sebagai mantan aktifis HMI dimasanya, sosok yang sering disapa TB ini memiliki banyak relasi lintas organisasi kepemudaan. Ia pun memilih jalan untuk terlibat di dunia politik.

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum dan Syariah UIN Alauddin Makassar ini menitip pesan agar anak-anak generasi milenial saat ini sebaiknya fokus mulai dari sekarang, asah skill kalian, dan yang paling utama adalah pendidikan.

“Tentu kita harap agar anak-anak generasi milenial saat ini sebaiknya fokus mulai dari sekarang, asah skill kalian, dan yang paling utama adalah pendidikan”, ujar TB usai ujian Magister.

Menurutnya di era transformasi digital saat kompetensi sangat dibutuhkan, apalagi persaingan dengan negara luar semakin ketat.

“Era digital saat ini persaingan semakin ketat, maka persiapkan generasi Indonesia dengan SDM yang berkualitas, terang wakil ketua Pemuda ICMI Sulsel ini.

Dengan pencapaiannya saat ini, TB menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga perjalanan akademik jenjang magister dapat diselesaikan sesuai target.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini saya ingin ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan serta memotivasi sehingga proses perjalanan akademik saya telah final, dan dengan kerendahan hati saya haturkan terima kasih juga kepada dosen pembimbing dan juga dosen penguji tesis yang selama ini telah mengoreksi dan memberi masukan atas kesalahan teknis selama tahapan penyusunan hasil penelitian saya”, terang TB.

“Selain itu yang paling penting saya ingin mengajak agar Mari kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan karena hal-hal yang baik itu akan terwujud jika kita bisa saling menerima nasehat untuk dilaksanakan bersama” tambahnya.(*)