Anggota DPRD Sulsel 59% di dominasi oleh Pendatang Baru

Berandasulsel.com – Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada hari Selasa (23/9/2019) akan memiliki anggota baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ini sejalan dengan dilantiknya 85 anggota DPRD Sulawesi Selatan di Gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Sulsel, Selasa (23/9/2019).

Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi Selatan merilis dari 85 anggota DPRD Sulsel yang akan dilantik, lebih dari setengahnya adalah wajah baru. Sedikitnya ada sebanyak 59 % didominasi oleh pendatang baru. Selebihnya 41% adalah incumbent,.

Dari 16 Partai Politik, sebanyak 11 Partai Politik berhasil mendudukkan kadernya di DPRD Sulsel. Lima Partai Politik lainnya tidak mendapatkan kursi yakni PSI, PKPI, Garuda, Berkarya dan PBB.

Sementara dari 11 Partai Politik yang mendapatkan kursi, terdapat Partai Politik pendatang baru yakni Partai Perindo. Dua Partai yang lama kehilangan kursi pada periode kali ini, yakni PKPI dan PBB. Dari jumlah anggota DPRD yang lolos masuk di DPRD Sulsel, tidak ada Partai Politik yang mayoritas. Namun ada dua Partai Politik yang hanya mendudukkan kadernya masing-masing satu orang yakni Hanura dan Perindo.

Adapun Peraih kursi tertinggi adalah Partai Golkar sebanyak 13 kursi (15%) disusul Nasdem 12 kursi (14%) dan Gerindra 11 kursi (13%), Demokrat 10 kursi (12%). Sementara PDIP, PKB, PKS masing-masing mendudukkan 8 kursi (9%).

Sedikitnya ada 18% dari total anggota DPRD yang pendatang baru adalah anak bupati/keluarga pejabat yang terpilih atau 11% dari Total anggota DPRD. Sedangkan keterwakilan perempuan, dari 85 kursi DPRD Sulsel, sebanyak 25 orang (29%) Caleg Perempuan terpilih. Dan jumlah tersebut meningkat dari periode sebelumnya (Tahun 2014) yang hanya 15 orang (18%).

Ada 8 Partai Politik yang mendudukkan Politisi perempuan yakni PPP, PKS,PKB, PDIP, Golkar, Gerindra dan Demokrat. 3 Partai Politik yang tidak berhasil mendudukkan Caleg Perempuan, yakni PAN, Hanura dan Perindo Jumlah keterwakilan perempuan terbanyak dari PKS dan Gerindra masing-masing 5 orang di susul Golkar 4 orang. Sementara PPP, Nasdem dan Demokrat masing-masing 3 orang. Terendah PKB dan PDIP masing-masing hanya 1 orang.