BERANDANEWS – Makassar, Tahun 2026 ini sebanyak 9.670 jemaah calon haji (JCH) dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengungkapkan bahwa proses pemberangkatan sudah mulai berjalan sejak April 2026.
“Per 21 April, kami mulai menerima dua rombongan kloter awal dari Kabupaten Soppeng dan Sidrap,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
.
Jumlah 9.670 jemaah ini merupakan kuota resmi dari pemerintah pusat dan akan bergabung dengan jemaah dari delapan provinsi lainnya. Total keseluruhan mencapai 16.750 jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar.
Lebih Mudah dari Tahun Sebelumnya
Tahun ini, ada banyak perubahan yang bikin proses haji jadi lebih praktis dan cepat.
Salah satu yang paling mencolok adalah soal administrasi. Jika sebelumnya sejumlah dokumen penting baru diurus saat tiba di Arab Saudi, kini semuanya bisa diselesaikan sejak di Indonesia.
– Kartu Nusuk sudah dibagikan sebelum keberangkatan
– Petugas imigrasi Arab Saudi datang langsung ke Indonesia untuk memeriksa dokumen jemaah
– Proses menjadi lebih cepat, efisien, dan minim kendala di Tanah Suci
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dinamika global sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah.
44 Kloter Selama 30 Hari
Pemberangkatan haji tahun ini akan dilakukan dalam 44 kelompok terbang (kloter) selama 30 hari penuh.
Adapun Jemaah yang berangkat berasal dari delapan provinsi:
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Barat
Gorontalo
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Pihak Kanwil memastikan seluruh proses, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan, akan dilayani maksimal selama periode tersebut.
Dengan sistem baru ini, calon jemaah tak perlu lagi khawatir soal antrean panjang atau proses rumit di luar negeri. Semua dibuat lebih sederhana sejak dari tanah air.
Diharapkan sistem baru ini benar-benar akan membuat ibadah haji lebih nyaman buat jamaah.(*)






