BERANDANEWS – Luwu, Atlet Pencak Silat dari Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Luwu terus berlatih intensif jelang ajang besar yang akan diikuti dalam waktu dekat.
Mereka bersiap menghadapi Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) Sulawesi Selatan 2025, serta Kejuaraan Dunia Tapak Suci yang akan digelar akhir bulan ini. 2 hari ini para Atlet Luwu juga tengah mengikuti Kejuaraan Nasional Unhas Cup 2025.
Menariknya, seluruh persiapan dilakukan dengan biaya sendiri alias dana mandiri tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Meski demikian, semangat para atlet tidak surut.
Ketua Dewan Pelatih Tapak Suci Luwu, Oddang Abbas, mengatakan bahwa para atlet tetap merasa bangga jika membawa nama daerah dan perguruan mereka ke tingkat nasional dan internasional.
“Kami tetap semangat walaupun menggunakan dana pribadi. Ini bentuk pengabdian dan kecintaan terhadap perguruan dan daerah. Sejauh ini belum ada bantuan dari Pemda, tapi itu tidak menjadi alasan untuk menyerah,” ujar Oddang saat ditemui di sela latihan.
Oddang Abbas yang juga merupakan Ketua Bidang Prestasi IPSI Luwu, mengapresiasi tekad para atlet yang tak hanya mengejar prestasi, tapi juga menjaga nama baik perguruan Tapak Suci di mata dunia.
“Kami melihat semangat yang luar biasa. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi bentuk pengorbanan dan perjuangan. Semoga ini membuka mata pihak-pihak yang seharusnya turut mendukung,” ujarnya.
Kondisi yang dialami Tapak Suci Luwu berbanding terbalik dengan atlet Tapak Suci dari Kabupaten Gowa. Sebanyak empat atlet Gowa diketahui mendapat dukungan penuh dari Pemkab Gowa untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Tapak Suci yang akan berlangsung di Universitas Brawijaya, Malang, pada 30 Juli hingga 3 Agustus 2025.
Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk anggaran perjalanan dan perlengkapan, tetapi juga dukungan moral dari pimpinan daerah. Hal ini dinilai sangat membantu kesiapan mental dan fisik atlet dalam menghadapi ajang sebesar kejuaraan dunia.
Ajang Besar yang Akan dihadapi Atlet Silat Luwu, diantaranya ajang Pra Porprov Sulsel 2025: Dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2025, sebagai bagian dari kualifikasi menuju Porprov XVII Sulsel 2026.
Selanjutnya, Kejuaraan Dunia Tapak Suci: Akan diselenggarakan di Malang, Jawa Timur, pada 30 Juli – 3 Agustus 2025.
Meski menghadapi keterbatasan, para pelatih dan atlet Tapak Suci Luwu berharap bisa membawa pulang prestasi dan membuktikan bahwa semangat juang dan pengabdian bisa melampaui keterbatasan finansial.
“Kami tidak menuntut apa-apa, hanya ingin diberi ruang bahwa kami juga berjuang untuk Luwu,” tutup Oddang Abbas.(*)