BERANDANEWS – Makassar, HMI Komisariat Bintang Arasy Cabang Gowa Raya menggelar kegiatan bazar dan dialog yang menghadirkan narasumber dari akademisi diantaranya Dr, Abd Azis muslimin M,Pd, Dr, Rusli Malli M,Ag dan Drs, Muttakallim M,Pd.
Kegiatan ini dihadiri sedikitnya 100 peserta dari berbagai organisasi lintas perguruan tinggi, yang bertempat di Cafe Lontara, Jalan Malengkeri, Jumat (1/10).
Ketua Umum HMI Komisariat Bintang Arasy, Riswan, mengatakan pendidikan di masa pandemi artinya berbicara sistem yang diterapkan oleh pemerintah secara umum dan mengalami kemandekan aksiologi.
“Adanya ketidak efesiensi sistem, sehingga mempengaruhi proses belajar mengajar di dunia pendidikan yang mengakibatkan kegagalan dalam sistem pendidikan di masa pandemi ini”, jelas Riswan.
Sementara Dr, Abd Azis Muslimin dalam penjelasannya terkait sosial kultural masyarakat dalam pendidikan, memberikan gambaran perihal sistem pendidikan yang diluar negeri kemudian mengkorelasikan dengan sistem yang ada di Indonesia. Menurutnya sistem diluar negeri tidak mencampur adukkan antara sistem agama dan sistem negara, dalam artian simbol-simbol agama tidak dapat di bawa masuk ke rana sekolah umum .
Sementara pemaparan Dr, Rusli Malli M,Ag membahas tentang keterkaitan antara geopolitik dan pendidikan islam.
Sedangkan Drs, Muttakallim M,Pd mengangkat sub tema kebijakan struktur dalam pendidikan islam. (*)





