BERANDANEWS – Makassar, Rencana pelantikan bupati dan wakil bupati sedianya akan digelar serentak pada Rabu (17/2). Sebanyak tujuh pasangan kepala daerah terpilih akan dilantik oleh Gubernur Sulsel yang telah ditetapkan oleh KPU kabupaten kota masing-masing.
Tujuh pasangan kepala daerah terpilih tersebut telah diparipurnakan DPRD dan dikirim kepada Menteri Dalam Negeri. Antara lain kepala daerah terpilih Kota Makassar, Gowa, Selayar, Maros, Soppeng, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
Hingga saat ini Surat Keterangan (SK) dari Kementrian Dalam Negeri belum juga diterbitkan atau masih diproses. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah belum bisa menjadwalkan pelantikan kepala daerah untuk 7 kepala daerah terpilih kabupaten kota karena belum menerima SK Mendagri.
“Sampai hari ini SK belum ada, kita harus persiapan dulu. Yang pasti kita akan lantik secara serentak semua,” kata NA, Senin (15/2) siang.
Untuk mengantisipasi terjadinya kekosongan kepala daerah, Gubernur telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Harian (PLH) kepala daerah di 10 kabupaten kota Sulsel.
Namun beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang isinya, “Sesuai dengan hasil rapat virtual dgn Dirjen Otda Kemendagri, Pelantikan Walikota/Bupati akan dilaksanakan serentak Pada Jumat, 26 Februari 2021 secara Virtual di Kab/Kota Masing2 dan yg melantik berada di Ibu Kota Provinsi”.
Pesan tersebut hingga saat ini masih ditelusuri untuk mengecek kebenaran sumber dan jadwal pelantikan bupati dan wali kota terpilih hasil pilkada serentak 2020 yang dimaksud.(*)





